Hubungi Kami

085329034697

: sdit_nuruliman@yahoo.com - Jl.Salak no.36 Karanglo-Tegalrejo
Ruang Belajar Siswa
SHARE :

PAI&BP-Kls.6-Smt.II-BAB 9-Ayo Berinfak dan Bersedekah

12
02/2020
Kategori : Kelas 6 / PAI&BP / Semester 2

Author : sditnuruliman


PAI&BP-Kls.6-Smt.II-BAB 9-Ayo Berinfak dan Bersedekah

A. Memahami makna berinfak dan bersedekah.
– Infak berasal dari kata anfaqa yang artinya mengeluarkan sesuatu/harta untuk kepentingan tertentu.
– Jika zakat untuk 8 golongan saja, infaq bisa diberikan kepada siapapun.
– Firman Allah Q.S At-Thalaq : 7.
“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan”.
– Sedekah berasal darikata sadaqa yang berarti benar.
1. Perbedaan berinfak dan bersedekah.

Infak Sedekah
Pemberian berupa harta/benda yang bersifat materi dan diberikan sesuai kemampuan. Pemberian berupa barang/jasa yang bersifat materi/nonmateri.

Contoh nonmateri :

Senyuman, mengajarkan ilmu.

2. Hukum infak dan sedekah.
– Hukum infak dan sedekah adalah sunah.
– Sunah yaitu jika kita melakukannya akan mendapat pahala dan jika tidak melakukannya tidak apa-apa.
3. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berinfak.
a. Harta yang disedekahkan bukan harta yang haram.
b. Barang yang akan disedekahkan hendaknya berkualitas baik.
c. Menghindari hal-hal yang membatalkan sedekah.
d. Memberikan sedekah ikhlas semata-mata mengharap rido Allah.
e. Harta yang disedekahkan hendaknya barang yang tidak mudah rusak.

B. Hikmah berinfak dan bersedekah.
1. Memperbaiki hubungan manusia dengan Allah.
Firman Allah Q.S Al-Munafiqun : 10.
“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.”

2. Memperbaiki hubungan manusia dengan diri sendiri.
Firman Allah Q.S At-Taubah : 102.
“ Dan (ada pula) orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampuradukkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang”.

3. Memperbaiki hubungan manusia dengan sesama.
Firman Allah Q.S Muhammad : 37.
“ Sekiranya Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu (agar memberikan semuanya) niscaya kamu akan kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu”.

4. Memperbaiki hubungan manusia dengan harta.
Firman Allah Q.S Al-Humazah :1-2.
1. Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela,
2. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,

 

Ditulis oleh : Musaeri, S.Pd.I
Download Materi

Materi Lainnya

29
02/2020
28
02/2020
28
02/2020
28
02/2020
28
02/2020
28
02/2020


Kirim Pesan
Kirim Pesan
error: Content is protected !!