Hubungi Kami

085329034697

: sdit_nuruliman@yahoo.com - Jl.Salak no.36 Karanglo-Tegalrejo
Ruang Belajar Siswa
SHARE :

PAI&BP-Kls.6-Smt.II-BAB 8-Senangnya Berakhlak Terpuji

12
02/2020
Kategori : Kelas 6 / PAI&BP / Semester 2

Author : sditnuruliman


PAI&BP-Kls.6-Smt.II-BAB 8-Senangnya Berakhlak Terpuji

A. Berbaik sangka.
1. Pengertian berbaik sangka.
2. Ciri-ciri orang yang berbaik sangka.
3. Macam-macam perilaku berbaik sangka.
a. Berbaik sangka kepada Allah.
b. Berbaik sangka kepada diri sendiri.
a. Gigih
b. Berinisiatif.
c. Percaya diri.
c. Berbaik sangka kepada sesama.
1. Kehidupan berkeluarga.
2. Kehidupan bertetangga.
3. Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
4. Manfaat berbaik sangka.
a. Hidup menjadi tenang.
b. Membentuk pribadi yang tangguh.
c. Menjadikan seseorag kreatif.
d. Menjadikan seseorang tidak mudah putus asa.

B. Simpati.
– Simpati adalah proses ketika seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain.
1. Fungsi simpati.
a. Dapat mendukung pelaku perubahan positif.
b. Dapat mendorong pelaku penyimpangan sosial untuk memperbaiki diri.
c. Dapat meringankan beban yang tertimpa masalah.
2. Tujuan sikap simpati.
a. Memahami orang lain yang sedang kesusahan.
b. Mengurangi masalah-masalah yang ada.
c. Agar terjadi saling pengertian diantara kedua belah pihak.
d. Menyatakan suatu hal kepada seseorang.
e. Menyatakan pendapat mengenai suatu hal.
3. Contoh sikap simpati.
a. Membantu kakek yang menyebrangkan jalan.
b. Menjenguk teman yang sedang sakit.
c. Menghibur teman yang sedang sedih.

C. Bersikap toleran.
– Suatu sikap/perilaku seseorang yang menghargai/menghormati setiap tindakan yang dilakukan oleh orang lain.
– Firman Allah Q.S Al-Kafirun : 1-6.

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ ١ لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ ٢ وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ ٣ وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ ٤ وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ ٥ لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ ٦

1. Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir!
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
3. dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”

1. Macam-macam perilaku toleran.

a. Perilaku toleran dalam kehidupan beragama
1) Menghormato agama yang diyakini oleh orang lain
2) Tidak memaksakan keyakinan agama kita kepada orang yang berbeda agama
3) Melaksanakan ajaran agama dengan baik.
4) Tidak memandang rendah dan tidak menyalahkan agama yang berbeda dan dianut oleh orang lain
b. Perilaku toleran terhadap keberagaman suku dan ras
Perbedaan suku dan ras antar manusia satu dengan manusia yang lain hendanya tidak menjadikan kendala dalam membangun persatuan dan kesatuan.

2. Contoh sikap toleran.
a. Saat berdiskusi, sebaiknya menghormati pendapat teman.
b. Tidak membuat gaduh saat ada teman yang sedang sakit.
c. Tidak menyalakan radio dan televisi secara keras sehingga mengganggu tetangga.
d. Menghormati teman yang sedang bersembahyang.

3. Hikmah sikap toleran.
a. Menhargai kepada sesama ciptaan Allah.
b. Menghindari terjadinya perpecahan.
c. Memperkukuh silaturahmi.
d. Tenggang rasa dan suka menolong.
e. Menciptakan kehidupan masyarakat.

D. Hidup rukun.
– Sebagi manusia kita akan selalu membutuhkan bantuan orang lain karena kita adalah makhluk sosial.
– Allah memerintahkan kita untuk hidup rukun sebagaimana firman dalam Al-Quran surat An-Nisa : 1.
1. Cara menjaga hidup rukun.
a. Ta’aruf (saling mengenal).
b. Tafahum (saling memahami kelebihan dan kekurangan).
c. Ta’awn (saling menolong).
d. Tafakul (saling memberikan jaminan sehingga menimbulkan kedamaian).
2. Contoh perilaku penerapan hidup rukun.
a. Selalu bertutur kata yang sopan dan santun.
b. Selalu tersenyum dan menyapa jika bertemu dengan sahabat.
c. Tidak suka membuka aib orang lain.
d. Menghindari diri dari hasutan.
e. Bersikap ikhlas jika membantu orang.
3. Hikmah/manfaat hidup rukun.
a. Menimbulkan ketentraman dan kedamaian.
b. Memudahkan seseorang untuk mengais rezeki.
c. Memperkokoh persatuan dan kesatuan.
d. Terjainnya ukhuwah dalam masyarakat.

 

Ditulis oleh : Musaeri, S.Pd.I
Download Materi

Materi Lainnya

29
02/2020
28
02/2020
28
02/2020
28
02/2020
28
02/2020
28
02/2020


Kirim Pesan
Kirim Pesan
error: Content is protected !!